Minggu, 04 November 2018

ARTIKEL VIDEO



VIDEO DALAM MULTIMEDIA

Judul Buku : Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan
Pengarang : Prof. Dr. Munir, M. IT.
Penerbit : Alfabeta
Tahun : 2012
Kota Terbit : Bandung
Jumlah Halaman : 459 Halaman
ISBN : 978-602-7825-04-8

Video menyediakan satu cara penyaluran informasi yang amat menarik dan langsung. Aplikasi dari sinyal video adalah televisi. Ruang penyimpanan yang diperlukan untuk menampung suatu klip video adalah besar. Video merupakan cara yang menarik untuk menyalurkan informasi kepada pengguna. Video merupakan media yang paling bermakna dibandingkan media lain seperti grafik, audio, dan sebagainya. Video merupakan sumber atau media yang paling dinamik serta efektif dalam menyampaikan suatu sistem informasi. Penggunaan video dalam multimedia interaktif akan memberikan pengalaman baru, karena video merupakan gambar yang bergerak dan dihasilkan dari proses rekaman. Harus diperhatikan dalam penggunaan video untuk multimedia yaitu gambar video yang disajikan tidak akan sebaik yang terdapat pada televisi. Hal itu terjadi karena penggunaan video pada komputer mempunyai keterbatasan resolusi dan ukuran. Video (televisi) dan komputer merupakan hal yang relatif baru, sedangkan digital video merupakan teknologi yang lebih baru lagi. Video memegang peranan penting dalam presentasi multimedia. Orang akan lebih tertarik dengan presentasi atau aplikasi yang menampilkan tayangan dalam bentuk video.

A.    Definisi Video
Video berasal dari bahasa latin, yaitu dari kata vidi atau visum yang artinya melihat atau mempunyai daya penglihatan. Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak. Video juga bisa diartikan sebagai teknologi penangkapan, perekaman, pengolahan, penyimpanan, pemindahan, dan perekonstruksian urutan gambar diam dengan menyajikan adegan-adegan dalam gerak secara elektronik. Agnew dan Kellerman (1996) mendefinisikan video sebagai media digital yang menunjukkan susunan atau urutan gambar-gambar dan memberikan ilusi, gambaran serta fantasi pada gambar yang bergerak.

B.     Macam-macam Video
Ada beberapa macam video yang dapat digunakan sebagai objek link dalam aplikasi multimedia, yaitu :
1.      Live Video Feed
Live video feed menyediakan objek-objek link multimedia yang menarik dan diambil dalam waktu yang nyata (real-time) dan sama, contohnya pertandingan sepak bola secara langsung.
2.      VideoTape
Videotape sifatnya linier, informasi tersimpan dalam pita gulungan dan untuk mengaksesnya harus menunggu karena harus mempercepat atau menggulung balik untuk  sampai pada spot yang diinginkan. Videotape player tidak dikontrol lewat komputer, untuk itu ketika menggunakan videotape dalam presentasi multimedia harus menekan tombol play, stop, fast-forward, atau rewind secara manual.
3.       VideoDisk
Format videodisc, yaitu CAV dan CLV. Disk dengan format CAV dapat menyimpan data hingga 54.000 still frame atau setara dengan 30 menit motion video dengan stereo sound track. Sedangkan Disk dengan format CLV dapat menyimpan hingga satu jam video pada tiap sisi disc dan mempunyai putaran yang cepat yang berarti dua kali kemampuan CAV disc.
Karena videodisc memiliki random access sangat cepat dan hanya menempati sedikit saja sumber daya komputer multimedia, maka videodisc menjadi salah satu sarana terpopuler untuk menyediakan video bagi berbagai aplikasi multimedia. Tetapi popularitas videodisc telah pudar dengan munculnya digital video dan DVD.
4.      Digital Video
Digital video merupakan medium penyimpanan video yang digunakan pada rangkaian komputer. Video dengan layar penuh tanpa bantuan alat lainnya, kualitas film lebih baik, dan digital video mempunyai dua format, yaitu MiniDV dan Digital-8, keduanya menggunakan DV Codec (format DVCAM, DVCPRO).
5.      Hyper Video
Hyper video mempunyai soundtrack dan dapat dimainkan berulang kali dan dapat dimainkan secara bersama dengan penyajian multimedia. Ketika video digunakan untuk memicu objek-objek multimedia disebut hyper video. Hyper video memungkinkan pembaca untuk mengklik pada sebuah video dalam satu dokumen dan mengambil informasi dari dokumen lain atau dari tempat lain dalam dokumen yang sama.

C.    Kelebihan dan Kelemahan Video
Kelebihan video antara lain adalah sebagai berikut :
1.   Menjelaskan keadaan nyata dari suatu proses, fenomena atau kejadian.
2.   Sebagai bagian terintegrasi dengan media lain seperti teks, atau gambar, video dapat memperkaya penyajian atau penjelasan.
3.   Pengguna dapat melakukan pengulangan pada bagian-bagian tertentu untuk melihat gambaran yang lebih fokus.
4.   Sangat cocok untuk mengajarkan materi dalam ranah perilaku atau psikomotor.
5.   Kombinasi video dan audio dapat lebih efektif dan lebih cepat menyampaikan pesan dibandingkan media teks.
6.   Menunjukkan dengan jelas suatu langkah prosedural, misal cara melukis suatu segitiga sama sisi dengan bantuan jangka.
Adapun kelemahan video antara lain adalah sebagai berikut :
1.   Video mungkin saja tidak detail dalam penjelasan materi karena audiens harus mampu mengingat detail dari scene ke scene.
2.   Umumnya pengguna menganggap belajar melalui video lebih mudah dibandingkan melalui teks sehingga pengguna kurang terdorong untuk lebih aktif didalam berinteraksi dengan materi.

D.    Penyajian Video
Ada 2 cara penyajian video antara lain sebagai berikut :
1.   Video Analog
            Video analog adalah video yang disimpan dalam komputer seperti bentuk video televisi, video tape dan film. Sinyal analog adalah suatu bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan proses pengiriman informasi pada gelombang elektromagnetik yang bersifat variabel, berkelanjutan dan besarannya berubah dalam waktu dan ruang yang mempunyai nilai untuk setiap nilai waktu. Pada video analog gambar tidak jelas, warna kurang terang, kualitas atau mutu gambar kurang baik apabila sering digunakan atau disimpan dalam jangka waktu yang lama.
            Gambar sinyal analog adalah sebagai berikut :


2.   Video Digital
            Video digital merupakan medium penyimpanan video yang digunakan pada rangkaian komputer. Gambar dan suara digital direkam dalam pita magnetik, tetapi menggunakan sinyal digital berupa kombinasi angka 0 dan 1. Pada video digital kualitas gambar tetap dan tahan lama serta tidak mempunyai banyak masalah walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama. Kualitas video dipengaruhi oleh frame rate, ukuran gambar, dan kedalaman warna.
                   Gambar sinyal digital adalah sebagai berikut :


E.     Format Video
Format video antara lain adalah sebagai berikut :
1.   AVI (Audio Video Interleave).
2.   MPEG (Moving Picture Experts Group).
3.   WMV (Windows Media Video).
4.   DiVX รจ MP3.
5.   MP4.
6.   Quicktime.
7.   3GP.
8.   Flash Video (FLV).

F.     Jenis Video
Jenis video antara lain adalah sebagai berikut :
1.   Video Streaming
Video adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai penerima gambar dan suara. Streaming adalah proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya. Video streaming adalah salah satu cara untuk mengetahui informasi atau berita secara audio maupun visual dari seluruh dunia melalui internet. Kegunaan video streaming adalah sebagai berikut :
a.    Teleconference.
b.   Banyak file bisa distreamingkan, file audio, video, image, text, data 3D, software, dan sebagainya.
Adapun yang membuat lambatnya video streaming adalah kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk video buffer yang akan memungkinkan lebih banyak waktu daripada menonton video itu sendiri. Cara kerja video streaming, yaitu :


Istilah : Media streaming, buffering, buffer, bandwidth, broadcast, video digital.

2.   Video Conference
Video adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai penerima gambar dan suara. Conference adalah diskusi antar pengguna teknologi informasi melalui perangkat multimedia. Video conference adalah penggunaan komputer jaringan yang memungkinkan penggunanya melakukan interaksi berupa gambar dan suara. Video conference atau konferensi video adalah teknologi komunikasi yang mengintegrasikan video dan audio untuk menghubungkan pengguna dimana saja di dunia ini seolah-olah berada di ruang yang sama. Komponen video conference biasanya harus memiliki komputer, kamera, mikrofon, layar video, dan sistem suara, internet atau satelit.
Kelebihan video conference adalah sebagai berikut :
a.    Pengguna dapat melihat dan mendengar satu sama lain secara real time.
b.   Komunikasi menjadi lebih baik.
c.    Informasi lebih dimengerti dan saling berbagi.
d.   Aliran informasi lebih baik.
e.    Bahasa tubuh, ekspresi wajah, sikap dan nada suara dapat mengungkapkan segalanya.
f.    Perangkat kolaborasi dapat digunakan secara simultan.
g.   Berbagi presentasi, dokumen dan aplikasi yang berkaitan dengan agenda meeting atau pertemuan.

Aspek dalam video conference adalah sebagai berikut :
a.    Simplicity dan User Friendly.
b.   Keamanan dan Enkripsi.
c.    Quality.
d.   Value.
e.    High Availibility.
f.    Performance.
g.   Scalability.
h.   Easy to Manage.
                
 Berikut ini adalah salah satu contoh video conference :

Berikut ini audio yang menjelaskan tentang cara melakukan video conference, yaitu :


3.   Teleconference
Teleconference adalah penggunaan video atau teknologi suara dan komputer yang memungkinkan orang pada lokasi yang berjauhan untuk saling melihat, mendengar, dan berbicara satu sama lain. Teleconference merupakan pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telepon atau koneksi jaringan dan lokasi fisik orang tersebut berada di tempat yang berbeda.
Cara kerja teleconference dapat menggunakan voice activation, continuous presence, atau gabungan dari keduanya. Penggunaan lain seperti pada saat setiap peserta dalam sebuah panggilan teleconference kemungkinan diminta untuk dial-in ke sebuah lokasi sentral, baik yang telah ditetapkan, konferensi bebas pulsa nomor telepon, atau hanya ke nomor di dalam bisnis. Dalam konferensi juga dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol terhadapnya, juga berbagi aplikasi. Produk yang mendukung teleconference pertama melalui internet adalah NetMeeting yang dikeluarkan oleh Microsoft.
Pertama-tama pilih software Microsoft Visual C#2005 yang merupakan Integrated Development Environment (IDE) yang berbasiskan .NET Framework 2.0 SP1. Microsoft Visual C#2005 menyediakan Graphical User Interface (GUI) yang mudah didesain dan memiliki banyak library yang sangat membantu dalam pembuatan sistem. Selain itu, digunakan beberapa library tambahan seperti :
a.    Microsoft Managed DirectShow.
b.   Conference XP RTP Filter.
c.    Microsoft Visual C++ 200 Redistributable.
d.   Windows Media Player 11 Codec.
Pertama kali, user harus memilih jenis IP yang akan digunakan (IPV4 atau IPV6) dengan memilih radio button. Untuk memilih IP address, user dapat mengklik combo box dan memilih IP yang terdapat pada computer. Setelah itu, user menekan tombol centang yang ada di kanan bawah. Jika user diperbolehkan untuk bergabung ke dalam konferensi, akan muncul form set destination IP and port. Setelah user mengisi alamat IP dan nomor port, user akan tergabung ke dalam konferensi. Salah satu aspek yang penting dalam aplikasi video conference adalah penggunaan bandwidth, karena aplikasi ini mengirimkan data berupa gambar dan suara yang memiliki ukuran yang cukup besar, sehingga untuk dapat berjalan dengan lancer, bandwidth yang ada harus mencukupi.

DAFTAR PUSTAKA :

Munir, M. 2012. Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung : Alfabeta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar