VIDEO DALAM MULTIMEDIA
Judul Buku : Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan
Pengarang : Prof. Dr. Munir, M. IT.
Penerbit : Alfabeta
Tahun : 2012
Kota Terbit : Bandung
Jumlah Halaman : 459 Halaman
ISBN : 978-602-7825-04-8
Video
menyediakan satu cara penyaluran informasi yang amat menarik dan langsung.
Aplikasi dari sinyal video adalah televisi. Ruang penyimpanan yang diperlukan
untuk menampung suatu klip video adalah besar. Video merupakan cara yang menarik
untuk menyalurkan informasi kepada pengguna. Video merupakan media yang paling
bermakna dibandingkan media lain seperti grafik, audio, dan sebagainya. Video
merupakan sumber atau media yang paling dinamik serta efektif dalam
menyampaikan suatu sistem informasi. Penggunaan video dalam multimedia
interaktif akan memberikan pengalaman baru, karena video merupakan gambar yang
bergerak dan dihasilkan dari proses rekaman. Harus diperhatikan dalam
penggunaan video untuk multimedia yaitu gambar video yang disajikan tidak akan
sebaik yang terdapat pada televisi. Hal itu terjadi karena penggunaan video
pada komputer mempunyai keterbatasan resolusi dan ukuran. Video (televisi) dan
komputer merupakan hal yang relatif baru, sedangkan digital video merupakan teknologi
yang lebih baru lagi. Video memegang peranan penting dalam presentasi
multimedia. Orang akan lebih tertarik dengan presentasi atau aplikasi yang
menampilkan tayangan dalam bentuk video.
A.
Definisi
Video
Video berasal
dari bahasa latin, yaitu dari kata vidi
atau visum yang artinya melihat atau
mempunyai daya penglihatan. Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik
dari suatu gambar bergerak. Video juga bisa diartikan sebagai teknologi
penangkapan, perekaman, pengolahan, penyimpanan, pemindahan, dan
perekonstruksian urutan gambar diam dengan menyajikan adegan-adegan dalam gerak
secara elektronik. Agnew dan Kellerman (1996) mendefinisikan video sebagai
media digital yang menunjukkan susunan atau urutan gambar-gambar dan memberikan
ilusi, gambaran serta fantasi pada gambar yang bergerak.
B.
Macam-macam
Video
Ada beberapa
macam video yang dapat digunakan sebagai objek link dalam aplikasi multimedia,
yaitu :
1. Live
Video Feed
Live video feed
menyediakan objek-objek link multimedia yang menarik dan diambil dalam waktu
yang nyata (real-time) dan sama, contohnya pertandingan sepak bola secara
langsung.
2. VideoTape
Videotape
sifatnya linier, informasi tersimpan dalam pita gulungan dan untuk mengaksesnya
harus menunggu karena harus mempercepat atau menggulung balik untuk sampai pada spot yang diinginkan. Videotape
player tidak dikontrol lewat komputer, untuk itu ketika menggunakan videotape
dalam presentasi multimedia harus menekan tombol play, stop, fast-forward, atau rewind secara manual.
3. VideoDisk
Format
videodisc, yaitu CAV dan CLV. Disk dengan format CAV dapat menyimpan data
hingga 54.000 still frame atau setara dengan 30 menit motion video dengan
stereo sound track. Sedangkan Disk dengan format CLV dapat menyimpan hingga
satu jam video pada tiap sisi disc dan mempunyai putaran yang cepat yang
berarti dua kali kemampuan CAV disc.
Karena videodisc
memiliki random access sangat cepat
dan hanya menempati sedikit saja sumber daya komputer multimedia, maka
videodisc menjadi salah satu sarana terpopuler untuk menyediakan video bagi
berbagai aplikasi multimedia. Tetapi popularitas videodisc telah pudar dengan
munculnya digital video dan DVD.
4. Digital
Video
Digital video
merupakan medium penyimpanan video yang digunakan pada rangkaian komputer.
Video dengan layar penuh tanpa bantuan alat lainnya, kualitas film lebih baik,
dan digital video mempunyai dua format, yaitu MiniDV dan Digital-8, keduanya
menggunakan DV Codec (format DVCAM, DVCPRO).
5. Hyper
Video
Hyper video
mempunyai soundtrack dan dapat dimainkan berulang kali dan dapat dimainkan
secara bersama dengan penyajian multimedia. Ketika video digunakan untuk memicu
objek-objek multimedia disebut hyper video. Hyper video memungkinkan pembaca
untuk mengklik pada sebuah video dalam satu dokumen dan mengambil informasi
dari dokumen lain atau dari tempat lain dalam dokumen yang sama.
C.
Kelebihan
dan Kelemahan Video
Kelebihan video
antara lain adalah sebagai berikut :
1. Menjelaskan
keadaan nyata dari suatu proses, fenomena atau kejadian.
2. Sebagai
bagian terintegrasi dengan media lain seperti teks, atau gambar, video dapat
memperkaya penyajian atau penjelasan.
3. Pengguna
dapat melakukan pengulangan pada bagian-bagian tertentu untuk melihat gambaran
yang lebih fokus.
4. Sangat
cocok untuk mengajarkan materi dalam ranah perilaku atau psikomotor.
5. Kombinasi
video dan audio dapat lebih efektif dan lebih cepat menyampaikan pesan dibandingkan
media teks.
6. Menunjukkan
dengan jelas suatu langkah prosedural, misal cara melukis suatu segitiga sama
sisi dengan bantuan jangka.
Adapun
kelemahan video antara lain adalah sebagai berikut :
1. Video
mungkin saja tidak detail dalam penjelasan materi karena audiens harus mampu
mengingat detail dari scene ke scene.
2. Umumnya
pengguna menganggap belajar melalui video lebih mudah dibandingkan melalui teks
sehingga pengguna kurang terdorong untuk lebih aktif didalam berinteraksi
dengan materi.
D.
Penyajian
Video
Ada
2 cara penyajian video antara lain sebagai berikut :
1.
Video Analog
Video analog adalah video yang
disimpan dalam komputer seperti bentuk video televisi, video tape dan film.
Sinyal analog adalah suatu bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan
proses pengiriman informasi pada gelombang elektromagnetik yang bersifat variabel,
berkelanjutan dan besarannya berubah dalam waktu dan ruang yang mempunyai nilai
untuk setiap nilai waktu. Pada video analog gambar tidak jelas, warna kurang
terang, kualitas atau mutu gambar kurang baik apabila sering digunakan atau
disimpan dalam jangka waktu yang lama.
Gambar sinyal analog adalah sebagai
berikut :
2.
Video Digital
Video digital merupakan medium
penyimpanan video yang digunakan pada rangkaian komputer. Gambar dan suara
digital direkam dalam pita magnetik, tetapi menggunakan sinyal digital berupa
kombinasi angka 0 dan 1. Pada video digital kualitas gambar tetap dan tahan
lama serta tidak mempunyai banyak masalah walaupun disimpan dalam jangka waktu
yang lama. Kualitas video dipengaruhi oleh frame
rate, ukuran gambar, dan kedalaman warna.
Gambar sinyal digital adalah sebagai berikut :
E.
Format
Video
Format video antara
lain adalah sebagai berikut :
1. AVI
(Audio Video Interleave).
2. MPEG
(Moving Picture Experts Group).
3. WMV
(Windows Media Video).
4. DiVX
รจ
MP3.
5. MP4.
6. Quicktime.
7. 3GP.
8. Flash
Video (FLV).
F.
Jenis
Video
Jenis video
antara lain adalah sebagai berikut :
1. Video
Streaming
Video adalah
suatu perangkat yang berfungsi sebagai penerima gambar dan suara. Streaming
adalah proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang
memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar
sepenuhnya. Video streaming adalah salah satu cara untuk mengetahui informasi
atau berita secara audio maupun visual dari seluruh dunia melalui internet. Kegunaan
video streaming adalah sebagai berikut :
a. Teleconference.
b. Banyak
file bisa distreamingkan, file audio, video, image, text, data 3D, software,
dan sebagainya.
Adapun yang
membuat lambatnya video streaming adalah kecepatan waktu yang dibutuhkan untuk
video buffer yang akan memungkinkan lebih banyak waktu daripada menonton video
itu sendiri. Cara kerja video streaming, yaitu :

Istilah : Media streaming, buffering, buffer, bandwidth, broadcast, video digital.
2. Video
Conference
Video adalah
suatu perangkat yang berfungsi sebagai penerima gambar dan suara. Conference
adalah diskusi antar pengguna teknologi informasi melalui perangkat multimedia.
Video conference adalah penggunaan komputer jaringan yang memungkinkan
penggunanya melakukan interaksi berupa gambar dan suara. Video conference atau
konferensi video adalah teknologi komunikasi yang mengintegrasikan video dan
audio untuk menghubungkan pengguna dimana saja di dunia ini seolah-olah berada
di ruang yang sama. Komponen video conference biasanya harus memiliki komputer,
kamera, mikrofon, layar video, dan sistem suara, internet atau satelit.
Kelebihan video
conference adalah sebagai berikut :
a. Pengguna
dapat melihat dan mendengar satu sama lain secara real time.
b. Komunikasi
menjadi lebih baik.
c. Informasi
lebih dimengerti dan saling berbagi.
d. Aliran
informasi lebih baik.
e. Bahasa
tubuh, ekspresi wajah, sikap dan nada suara dapat mengungkapkan segalanya.
f. Perangkat
kolaborasi dapat digunakan secara simultan.
g. Berbagi
presentasi, dokumen dan aplikasi yang berkaitan dengan agenda meeting atau
pertemuan.
Aspek dalam video conference adalah sebagai berikut :
a. Simplicity dan
User Friendly.
b. Keamanan
dan Enkripsi.
c. Quality.
d. Value.
e. High Availibility.
f. Performance.
g. Scalability.
h. Easy to Manage.
Berikut ini adalah salah satu contoh video conference :
Berikut ini audio yang menjelaskan tentang cara melakukan video conference, yaitu :
Berikut ini adalah salah satu contoh video conference :
Berikut ini audio yang menjelaskan tentang cara melakukan video conference, yaitu :
3. Teleconference
Teleconference
adalah penggunaan video atau teknologi suara dan komputer yang memungkinkan
orang pada lokasi yang berjauhan untuk saling melihat, mendengar, dan berbicara
satu sama lain. Teleconference merupakan pertemuan yang dilakukan oleh dua
orang atau lebih yang dilakukan melewati telepon atau koneksi jaringan dan
lokasi fisik orang tersebut berada di tempat yang berbeda.
Cara kerja
teleconference dapat menggunakan voice
activation, continuous presence,
atau gabungan dari keduanya. Penggunaan lain seperti pada saat setiap peserta
dalam sebuah panggilan teleconference kemungkinan diminta untuk dial-in ke
sebuah lokasi sentral, baik yang telah ditetapkan, konferensi bebas pulsa nomor
telepon, atau hanya ke nomor di dalam bisnis. Dalam konferensi juga
dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol
terhadapnya, juga berbagi aplikasi. Produk yang mendukung teleconference
pertama melalui internet adalah NetMeeting
yang dikeluarkan oleh Microsoft.
Pertama-tama
pilih software Microsoft Visual C#2005 yang merupakan Integrated Development
Environment (IDE) yang berbasiskan .NET Framework 2.0 SP1. Microsoft Visual
C#2005 menyediakan Graphical User
Interface (GUI) yang mudah didesain dan memiliki banyak library yang sangat
membantu dalam pembuatan sistem. Selain itu, digunakan beberapa library
tambahan seperti :
a. Microsoft
Managed DirectShow.
b. Conference
XP RTP Filter.
c. Microsoft
Visual C++ 200 Redistributable.
d. Windows
Media Player 11 Codec.
Pertama kali, user
harus memilih jenis IP yang akan digunakan (IPV4 atau IPV6) dengan memilih
radio button. Untuk memilih IP address, user dapat mengklik combo box dan memilih IP yang terdapat
pada computer. Setelah itu, user menekan tombol centang yang ada di kanan bawah.
Jika user diperbolehkan untuk bergabung ke dalam konferensi, akan muncul form
set destination IP and port. Setelah user mengisi alamat IP dan nomor port,
user akan tergabung ke dalam konferensi. Salah satu aspek yang penting dalam
aplikasi video conference adalah penggunaan bandwidth, karena aplikasi ini
mengirimkan data berupa gambar dan suara yang memiliki ukuran yang cukup besar,
sehingga untuk dapat berjalan dengan lancer, bandwidth yang ada harus
mencukupi.
DAFTAR PUSTAKA :
Munir, M. 2012. Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung : Alfabeta
DAFTAR PUSTAKA :
Munir, M. 2012. Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung : Alfabeta


Tidak ada komentar:
Posting Komentar