Kamis, 18 Oktober 2018

Pertemuan 2 Dasar-Dasar Multimedia

 Pertemuan 2 Dasar-Dasar Multimedia

A.    Sistem Multimedia
Multimedia terdiri dari penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk teks, audio, grafik, animasi dan video.

B.     Tahapan pembangunan aplikasi multimedia
Tahapan pembangunan aplikasi multimedia, yaitu :
1.      Konsep (Concept), yaitu Pendefinisian masalah dan analisis.
Langkah-langkahnya pendefinisian masalah adalah sebagai berikut :
a.       Mendefinisikan batasan dan sasaran.
b.      Mendefinisikan masalah yang dihadapi pemakai.
c.       Mengidentifikasi pemakai akhir system.
d.      Memilih prioritas penanganan masalah.
e.       Memperkirakan biaya dan manfaat secara kasar.
f.       Membuat laporan hasil pendefinisian masalah (proposal aplikasi).
Langkah-langkah analisis adalah sebagai berikut :
a.       Analisis biaya.
b.      Batasan sasaran dan system.
Langkah-langkah analisis kebutuhan system, yaitu :
a.       Menentukan kebutuhan hardware.
b.      Menentukan kebutuhan software.
c.       Menentukan kebutuhan brainware.
d.      Menentukan kebutuhan informasi.

2.      Perancangan (Design) dan Pengumpulan bahan (Material Collecting)
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
a.       Merancang konsep, patokannya yaitu sasaran dan batasan aplikasi, strategi kreatif, ringkasan kreatif dan struktur arus dan aliran data.
b.      Merancang isi, patokannya yaitu implementasi strategi kreatif (daya tarik, gaya, nada, dan kata).
c.       Merancang naskah, patokannya yaitu istilah-istilah dalam multimedia storyboard.
d.      Merancang grafik, patokannya yaitu prinsip-prinsip merancang grafik.

3.  Pembuatan (Assembly), yaitu memproduksi sistem, seperti peralatan produksi, praproduksi, produksi dan pasca produksi.

4.      Testing (Percobaan), yaitu uji coba sistem, seperti rencana pengujian – tes sistem secara formal (uji coba structural, uji coba fungsional dan uji coba validasi).

5.      Distribusi (Distribution)
Tahapan distribusi, yaitu sebagai berikut :
a.   Mengorganisasi file, yaitu menggabungkan semua konten multimedia menggunakan software pendukung.
b.      Konversi file ke .exe, yaitu membuat file executable (.exe) untuk dapat dijalankan pada sistem operasi.
c.       File protected, yaitu memproteksi file agar tidak dimodifikasi oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.
d.      File AutoRun, yaitu membuat file autorun agar ketika di burn ke CD, file pekerjaan dapat langsung tereksekusi secara otomatis sehingga aplikasi berjalan secara otomatis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar