Pertemuan 2 Dasar-Dasar Multimedia
A. Sistem
Multimedia
Multimedia terdiri dari penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan
dan menyampaikan informasi dalam bentuk teks, audio, grafik, animasi dan video.
B.
Tahapan pembangunan aplikasi multimedia
Tahapan
pembangunan aplikasi multimedia, yaitu :
1.
Konsep (Concept), yaitu Pendefinisian masalah dan
analisis.
Langkah-langkahnya pendefinisian masalah adalah sebagai
berikut :
a.
Mendefinisikan batasan dan sasaran.
b.
Mendefinisikan masalah yang dihadapi pemakai.
c.
Mengidentifikasi pemakai akhir system.
d.
Memilih prioritas penanganan masalah.
e.
Memperkirakan biaya dan manfaat secara kasar.
f.
Membuat laporan hasil pendefinisian masalah (proposal
aplikasi).
Langkah-langkah analisis adalah
sebagai berikut :
a.
Analisis biaya.
b.
Batasan sasaran dan system.
Langkah-langkah
analisis kebutuhan system, yaitu :
a.
Menentukan kebutuhan hardware.
b.
Menentukan kebutuhan software.
c.
Menentukan kebutuhan brainware.
d.
Menentukan kebutuhan informasi.
2.
Perancangan (Design) dan Pengumpulan bahan (Material
Collecting)
Langkah-langkahnya
adalah sebagai berikut :
a.
Merancang konsep, patokannya yaitu sasaran dan batasan
aplikasi, strategi kreatif, ringkasan kreatif dan struktur arus dan aliran
data.
b.
Merancang isi, patokannya yaitu implementasi strategi
kreatif (daya tarik, gaya, nada, dan kata).
c.
Merancang naskah, patokannya yaitu istilah-istilah
dalam multimedia storyboard.
d.
Merancang grafik, patokannya yaitu prinsip-prinsip
merancang grafik.
3. Pembuatan (Assembly), yaitu memproduksi sistem, seperti
peralatan produksi, praproduksi, produksi dan pasca produksi.
4.
Testing (Percobaan), yaitu uji coba sistem, seperti
rencana pengujian – tes sistem secara formal (uji coba structural, uji coba
fungsional dan uji coba validasi).
5.
Distribusi (Distribution)
Tahapan
distribusi, yaitu sebagai berikut :
a. Mengorganisasi file, yaitu menggabungkan semua konten
multimedia menggunakan software pendukung.
b.
Konversi file ke .exe, yaitu membuat file executable
(.exe) untuk dapat dijalankan pada sistem operasi.
c.
File protected, yaitu memproteksi file agar tidak
dimodifikasi oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.
d.
File AutoRun, yaitu membuat file autorun agar ketika di
burn ke CD, file pekerjaan dapat langsung tereksekusi secara otomatis sehingga
aplikasi berjalan secara otomatis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar